Cara Menulis Artikel yang Baik dan Berkualitas

Posted by & filed under .

Artikel Berkualitas

Cara Menulis Artikel yang Baik dan Berkualitas

Dalam blogging yang paling penting adalah artikel berkualitas, adapun yang diperlukan dalam membuat artikel berkualitas adalah referensi yang baik dan benar. Apa itu referensi yang baik dan benar? Referensi yang baik dan benar adalah mencari artikel baik dari internet ataupun buku, koran, majalah, ebook atau apapun itu secara mendalam, detail dan lengkap.

Seandainya jika artikel itu adalah panduan, yang harus dilakukan adalah menganalisa, meneliti dan mempraktekkannya terlebih dahulu sehingga benar-benar panduan tersebut berjalan dengan baik. Jika anda menjadikan referensi dari internet dapatkan 20 artikel dari google, dari halaman 1 dan 2 (masing-masing 10 blog), 10 artikel tidak jadi masalah jika memang sudah memenuhi referensi yang ada.

Memang tidak ada ketentuan berapa artikel yang diperlukan sebagai referensi, tapi alangkah lebih baik jika semakin banyak semakin baik. Agar artikel yang anda ambil benar-benar valid dan tidak hanya copy dan paste.

Melalui tulisanlah seorang blogger menyampaikan pendapat, ide, pemikiran dan pengalaman pribadi kepada orang lain yang bertujuan memberi manfaat bagi pembacanya. Karena itu sudah seharusnya seorang blogger menguasai bagaimana teknik menulis artikel yang baik. Karena, sebagus apapun sebuah blog, yang dinilai adalah artikel yang bagus dan berkualitas di dalamnya.

Artikel adalah karangan pendek, berkisar antara 300 sampai 1.000 kata, yang membahas tema tertentu yang ditujukan untuk menyampaikan pikiran terhadap sebuah realitas, baik berupa fakta, atau konsep tertentu. Tujuan Anda adalah membangkitkan minat yang cukup besar dari para pembaca, sehingga mereka menganggap pembahasan dalam artikel Anda layak untuk dipedulikan.

Artikel bisa juga terdiri dari 100 – 200 kata, tapi dibawah 200 kata terlalu sedikit  untuk memenuhi kriteria artikel berkualitas, kecuali artikel panduan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Yang paling utama dalam pembuatan artikel adalah bagaimana artikel tersebut memberikan jalan keluar dari satu masalah dan juga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para pembaca. Jadi dalam pembuatan artikel tersebut bukan hanya membuat artikel yang bagus dan baik saja, tapi bisa memberikan kontribusi yang besar bagi para pembaca.

Jadi bisa disimpulkan bahwa pembuatan artikel yang baik dan benar serta berkualitas adalah memberikan jalan kerluar dan bermanfaat, terlepas dari macam-macam jenis artikel yang ada.

Artikel Terkait : Panduan Lengkap Blogging

Artikel yang bagus adalah artikel yang bekerja dengan baik bukan hanya bagus untuk para pembaca tapi juga bagus untuk penulisnya yang sudah ia buktikan sendiri, baik memberikan jalan keluar dan juga memberikan manfaat bagi penulis itu sendiri. Begitupun artikel yang berkualitas adalah artikel yang bukan bertujuan untuk membuat pembaca terpesona tapi juga memberikan manfaat, dinama artikel tersebut bisa membantu kita mencapai tujuan.

Adapun artikel berkualitas yang anda buat hendaknya mengandung poin-poin seperti dibawah ini

  • Pengalaman pribadi, mungkin anda mempunyai pengamalan pribadi yang unik atau menarik yang bisa memberikan manfaat untuk orang lain, anda bisa menulisnya menjadi artikel untuk menjadi pembelajaran bagi orang lain. Tulislah pengalaman anda yang paling berkesan atau pengalaman dalam bentuk apapun, selama pengalaman itu mempunyai nilai yang baik dan juga bisa diambil manfaatnya.
  • Referensi yang valid, dalam membuat artikel yang perlu diperhatikan juga adalah referensi yang memang benar-benar valid sehingga artikel tersebut benar-benar bisa kita pakai untuk memberikan informasi yang baik dan benar tanpa ada kerancuan dalam artikel tersebut.
  • Terbukti, seperti yang telah saya jelaskan diatas bahwa artikel ini bisa kita pergunakan dengan baik, apakah itu berbentuk panduan ataupun informasi harus bisa dipertanggung jawabkan. Misalnya artikel tersebut berbentuk panduan, maka artikel tersebut harus benar-benar bisa berjalan dengan baik.Jika artikel tersebut adalah informasi tentang suatu hal, maka artikel itu harus bisa menunjukkan kejadian yang memang benar-benar valid dan tidak ada unsur dusta ataupun informasi menyesatkan.
  • Menulis dengan pembahasan yang lengkap, tuntaskanlah tulisan anda, jangan membuat tulisan yang menggantung dan tidak lengkap. Tulisan yang detail dan tuntas akan memuaskan para pengunjung yang memang sedang mencari artikel tersebut.
  • Tingkatkan bobot artikel anda, membuat artkel tidak hanya jelas, detail, lengkap dan original tapi harus benar-benar berbobot dan memenuhi kebutuhan para pembaca. Jika bobot artikel anda tinggi, maka artikel anda berpotensi menjadi banyak rujukan karena mereka yang membutuhkannya merasa puas.
  • Hindari artikel yang tidak jelas, dalam membuat artikel hindari artikel yang tidak jelas baik itu referensi ataupun artikel yang kita buat. Artikel tersebut menggantung tidak jelas arah dan tujuannya, menerangkan suatu hal yang masih belum jelas ujungnya atau muter-muter pada penjelasan yang itu-itu saja. Artikel ini akan membingungkan para pembaca dan akan membuat orang jera untuk berkunjung kembali.
  • Artikel menyesatkan, hindari juga artikel yang menyesatkan, artikel yang tidak jelas tujuannya dan sulit dipahami. Ini akan membuat orang salah dalam memahami artikel tersebut. Artikel menyesatkan akan mengaburkan informasi yang sesungguhnya dan akan membuat opini yang berbeda dan akan menyesatkan bagi pembaca blog tersebut. Buatlah artikel yang jelas dan sesuai dengan fakta serta ilmiah, sehingga orang tidak disesatkan dengan artikel tersebut.
  • Artikel hasil copas, anda juga harus menghindari artikel hasil dari copas, karena jika anda melakukan ini maka artikel tersebut akan menimbulkan dua hal, baik itu tidak jelas arah dan tujuannya serta artikel tersebut bisa menyesatkan orang lain. Apalagi artikel yang berkenaan dengan teknologi, karena teknologi selalu berkembang. Jika anda membuat artikel untuk panduan dan anda belum mempraktekkannya, akan ada tahap yang tertinggal jika aplikasi yang dipakai mengalami update

Mungkin ada orang yang berpendapat bahwa keterampilan menulis adalah bakat bawaan seseorang. Perlu kita ketahui bahwa keterampilan menulis dapat dipelajari siapapun, dengan cara berlatih terus menerus sampai ia terbiasa kemudian biarkan keterampilan tersebut terasah dan menjadi kebiasaan. Yang diperlukan adalah pikiran yang penuh dengan ide-ide dan keinginan untuk mengekspresikan diri dalam bentuk kata-kata.

Selain itu, anda hanya perlu membiarkan pikiran anda mengalir dengan bebas untuk menjadikan pengalaman sebuah pengetahuan yang bisa anda bagikan pada siapa saja. Temukan sudut pandang penulisan yang unik dan berbeda. Setelah memutuskan topik yang akan ditulis dan anda bisa menjelaskannya secara spesifik dan mendetail, pikirkan bagaimana Anda dapat membuat tulisan ini berbeda dari yang lain.

Jika Anda menulis artikel mengenai suatu topik yang telah dibahas di dalam tulisan orang lain, usahakan untuk membuat tulisan Anda unik dan berbeda dari tulisan lain. Anda harus memperkaya pembahasan yang telah ada dengan referensi yang valid dan pengalaman diri, bukan hanya menyajikan pokok pembahasan yang sama lagi tapi kembangkan tulisan tersebut seluas-luasnya.

Pertajam argumentasi Anda, karena argumenatasi adalah bagian inti dari sebuah artikel. Seorang penulis haruslah menunjukkan bukti-bukti yang mendukung argumentasinya. Untuk menciptakan artikel yang berkualitas tinggi, anda membutuhkan argumentasi yang berkualitas tinggi pula. Setelah anda menentukan sudut pandang yang tepat, anda dapat memberikan bahasan pokok dalam argumentasi yang anda sajikan tersebut.

Pelajari topik dan argumentasi anda. Mulailah meneliti topik spesifik dan argumentasi anda. Lakukan penelitian dan pembuktian beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Pelajari isu-isu mendasar yang terkait, keuntungan dan kerugiannya, pandangan para ahli, pengalaman pribadi, referenasi yang terpercaya dan hal-hal lainnya yang mendukung.

Para penulis terbaik memiliki cara berpikir yang selalu mencari informasi. Mereka berusaha menemukan informasi sebanyak-banyaknya dengan data yang valid dan original.

Perhatikan gaya, struktur, dan nada penulisan. Anda tentu ingin menulis dengan gaya, struktur dan nada yang sesuai dengan jenis artikel yang anda tulis. Pahami pembaca anda, untuk menentukan cara terbaik untuk menyajikan informasi anda kepada mereka. Dibawah ini ada beberapa jenis artikel, anda bisa dipelajari dengan baik dan benar.

 

Jenis-jenis Artikel

  • Artikel Deskripsi
  • Artikel Narasi
  • Artikel Eksposisi
  • Artikel Argumentasi
  • Artikel Persuasi
  • Artikel SEO (Khusus Untuk Menulis Online)

Sebelum kita bahas jenis-jenis artikel secara mendalam, kita akan membahas terlebih dahulu langkah-langkah menulis artikel secara umum. Secara garis besar, langkah-langkah menulis artikel dapat kita bagi menjadi 5 poin penting berikut ini:

  1. Tentukan tema. Tema haruslah spesifik, semakin spesifik semakin menarik minat baca.
  2. Tetapkan tujuan penulisan. Kebanyakan artikel, apalagi dalam artikel jenis deskripsi dan narasi, tidak menyatakan tujuan penulisan secara tersurat, melainkan tersirat.
  3. Rumuskan ide pokok atau masalah. Biasanya perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan. Hanya saja dalam penulisan artikel deskripsi dan narasi, rumusan masalahnya tidak tersurat tapi tersembunyi dibalik alur tulisan.
  4. Kembangkan tema dan pembahasan sesuai dengan jenis artikel
  5. Buatlah kesimpulan. Membuat kesimpulan untuk artikel cukup mudah, anda bisa membuatnya dengan baik bila logika atau alur artikel anda benar. (Caramenulisbuku.com)

Demikian langkah-langkah penulisan artikel secara umum. Sedangkan langkah-langkah rincinya harus anda sesuaikan dengan bentuk artikel yang ingin anda tulis. Sebab tiap bentuk artikel memiliki cara penulisan berbeda. Adapun penjelasan dari jenis-jenis artikel selanjutnya akan dibahas dibawah ini, diantaranya adalah :

 

Artikel Deskripsi

Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/ keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.

Cara Penulisan Artikel Deskripsi

  • Tentukan objek tema, baik berupa keadaan atau konsep yang mau dideskripsikan
  • Tentukan juga tujuan penulisan (tersirat).
  • Tentukan rumusan ide pokok (tersirat).
  • Tentukan aspek-aspek yang akan dideskripsikan dengan melakukan pengamatan
  • Kembangkan kerangka menjadi deskripsi
  • Kembangkan tulisan menjadi berurutan. Apakah berdasarkan urutan waktu: pagi-siang-sore; atau urutan jam 1, jam 2, jam 3; atau urutan tahun: tahun 2000, tahun 2003, tahun 2005; atau menggunakan urutan tempat: dari pinggir ke tengah; dari pangkal ke ujung; atau kita ingin memakai urutan kepentingan: dari yang paling penting, penting ke yang kurang penting atau sebaliknya.
  • Tutup dengan paragraf yang menyimpulkan obyek yang dideskripsikan.

Contoh deskripsi berisi fakta:

Hampir semua pelosok Mentawai indah. Di empat kecamatan masih terdapat hutan yang masih perawan. Hutan ini menyimpan ratusan jenis flora dan fauna. Hutan Mentawai juga menyimpan anggrek aneka jenis dan fauna yang hanya terdapat di Mentawai. Siamang kerdil, lutung Mentawai dan beruk Simakobu adalah contoh primata yang menarik untuk bahan penelitian dan objek wisata.

Contoh deskripsi berupa fiksi:

Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.

Topik yang tepat untuk deskripsi misalnya: Keindahan Bukit Kintamani, Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional, Keadaan ruang praktik, Keadaan daerah yang dilanda bencana.

 

Artikel Narasi

Artikel jenis ini ditujukan untuk menceritakan suatu keadaan atau situasi, baik berdasarkan urutan waktu atau urutan kejadian. Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik. Narasi dapat berisi fakta atau fiksi. Bisa kita sebut sebagai artikel cerita

Dalam artikel narasi harus ada penokohannya, seperti dalam cerita pada umumnya. Sang tokoh digambarkan sebagai sosok yang bergulat dengan masalah kehidupan dan berusaha memenangkan pergulatan tersebut. Adanya konflik kehidupan membuat tulisan jenis ini menarik minat baca. Sebab bila tidak ada konflik, maka sebuah narasi akan menjadi hambar. Pola narasi secara sederhana: awal – tengah – akhir

Contoh narasi yang berisi fakta: biografi, autobiografi, atau kisah pengalaman. Contoh narasi yang berupa fiksi:  novel, cerpen, cerbung, ataupun cergam.

Cara penulisan artikel narasi

  • Tentukan tema.
  • Tentukan tujuan (tersirat).
  • Tentukan rumusan ide pokok (tersirat).
  • Kembangkan tulisan dengan membuat alur cerita: awal – tengah – akhir. Awal narasi biasanya berisi pengantar yaitu memperkenalkan suasana dan tokoh. Bagian awal harus dibuat menarik agar dapat mengikat pembaca.
  • Bagian tengah merupakan bagian yang memunculkan suatu konflik. Konflik lalu diarahkan menuju klimaks cerita. Setelah konfik timbul dan mencapai klimaks, secara berangsur-angsur cerita akan mereda.
  • Akhir cerita yang mereda ini memiliki cara pengungkapan bermacam-macam. Ada yang menceritakannya dengan panjang, ada yang singkat, ada pula yang berusaha menggantungkan akhir cerita dengan mempersilakan pembaca untuk menebaknya sendiri.

Langkah menyusun narasi (fiksi) :

  • Langkah menyusun narasi (fiksi) melalui proses kreatif,
  • Dimulai dengan mencari, menemukan, dan menggali ide.
  • Cerita dirangkai dengan menggunakan “rumus” 5 W + 1 H.
  • Di mana setting/ lokasi ceritanya, siapa pelaku ceritanya, apa yang akan diceritakan, kapan peristiwa-peristiwa berlangsung, mengapa peristiwa-peristiwa itu terjadi, dan bagaimana cerita itu dipaparkan.

Contoh narasi berisi fakta:

Ir. Soekarno

Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah.

Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949.

Contoh narasi fiksi:

Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa.

Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga?

 

Artikel Eksposisi

Artikel jenis ini merupakan karangan yang bertujuan untuk menguraikan suatu topik. Dapat berupa uraian tentang definisi, fungsi, bagian dan kegunaan suatu konsep. Dapat juga berupa langkah, cara atau proses mengerjakan sesuatu. Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik.

Topik yang tepat untuk eksposisi, antara lain: Manfaat kegiatan ekstrakurikuler, Peranan majalah dinding di sekolah, Sekolah kejuruan sebagai penghasil tenaga terampil. Tidak jarang eksposisi berisi uraian tentang langkah/ cara/ proses kerja.

Cara Penulisan Artikel Eksposisi

  • Tentukan tema.
  • Tentukan tujuan (tersurat).
  • Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
  • Kembangkan tulisan sesuai tujuan. Bila karangan ditujukan untuk menjelaskan pengertian, maka kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk menguatkan definisi atau proses. Bila anda ingin menjelaskan cara, buatlah tahapan-tahapan dari awal sampai akhir secara sistematis. Bila anda ingin menjelaskan kegunaan, buatlah kegunaannya satu persatu. Dan bila karangan ditujukan untuk menjelaskan proses, maka detailkan prosesnya.
  • Berikan kesimpulan

Contoh artikel ini dapat anda temukan bertebaran di internet yang berkenaan dengan: definisi, fungsi, manfaat, peran, atau artikel yang berisi panduan melakukan sesuatu alias How To.

 

Artikel Argumentasi

Artikel ini berupa karangan adu argumen. Penulisannya dilatarbelakangi oleh kritik terhadap suatu pendapat. Penulis biasanya akan memasukkan opini pribadi kedalam tulisan, tentu dengan data atau fakta yang mendukung, sehingga pendapatnya bisa menarik dukungan dari pembaca.

Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/kesimpulan dengan data/fakta sebagai alasan/bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.

Cara Penulisan Artikel Argumentasi

  • Tentukan tema/topik.
  • Menetapkan tujuan (tersurat).
  • Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
  • Mengumpulkan data dari berbagai sumber
  • Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih
  • Kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk menguatkan pendapat sendiri dan juga dapat melemahkan pendapat orang lain.
  • Berikan kesimpulan

Tema/topik yang tepat untuk argumentasi, misalnya: Disiplin kunci sukses berwirausaha, Teknologi komunikasi harus segera dikuasai, Sekolah Menengah Kejuruan sebagai aset bangsa yang potensial.

Contoh:

Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.

 

Artikel Persuasi

Karangan ini bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Artikel jenis ini terkenal juga dengan artikel motivasi. Sebab penulisannya bersifat membujuk alias persuasif. Efeknya dapat menggerakkan pembaca untuk melakukan atau mengikuti sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik, berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.

Artikel Terkait : Panduan Blogging Step By Step

Topik/tema yang tepat untuk persuasi, misalnya: Katakan tidak pada NARKOBA, Hemat energi demi generasi mendatang, Hutan sahabat kita, Hidup sehat tanpa rokok, Membaca memperluas cakrawala.

Cara Penulisan Artikel Persuasi

  • Tentukan tema/topik.
  • Merumuskan tujuan (tersurat).
  • Tentukan rumusan ide pokok (tersurat).
  • Mengumpulkan data dari berbagai sumber
  • Menyusun kerangka karangan
  • Kembangkan karangan dengan menyajikan data dan fakta untuk meyakinkan orang lain sehingga dapat menggerakkan pembaca untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi keburukan.
  • Berikan kesimpulan

Contoh artikel persuasi dapat anda lihat bertebaran diinternet. Hampir semua artikelnya bersifat bujukan alias persuasif.

 

Artikel SEO

Artikel SEO adalah artikel yang ditujukan untuk mengoptimalkan pencarian kata kunci di situs search engine seperti google, yahoo dan lain-lain. Ia bukanlah suatu jenis artikel tersendiri. Ia adalah artikel yang ditujukan khusus untuk menulis online yang jenisnya bisa berupa deskripsi, narasi, eksposisi, argumentasi atau persuasi. Hanya saja artikel SEO memiliki teknik penulisan tertentu. Tujuannya agar tulisan kita disukai (mudah dilacak) situs search engine.

 

Cara Menulis Artikel yang Baik dan Berkualitas

Setelah kita membahas jenis-jenis artikel selanjutnya kita akan membahas bagaimana kita membuat artikel tersebut secara baik dan berkualitas. Dalam pembuatan artikel blog kita bisa memakai artikel dengan jenis apapun, kita menulis artikel sesuai dengan kebutuhan blog kita. Dalam pembuatan artikel janganlah terlalu fokus dengan mengejar seo, sehingga banyak kata kunci dalam artikel yang akan merusak tatanan bahasa yang baik dan benar. Pakailah kata kunci sesuai dengan kebutuhan saja.

Baiklah, dibawah ini akan kita bahas cara membuat artikel dengan baik dan berkualitas.

  1. Ide Tulisan

Dalam penulisan artikel ide adalah hal yang paling utama, karena dengan ide penulisan artikel menjadi lancar. Kita bisa update artikel secara berkala, jika ide untuk menulis ada. Oleh karena itu kita harus pintar-pintar mencari ide untuk sebuah topik, tanpa adanya ide pemikiran kita akan buntu dan tidak bisa membuat artikel.

  1. Konten Asli

Konten yang ditulis sendiri berdasar pengetahuan dan pengalaman. Konten yang ditulis dengan mengembangkan dari apa yang menjadi pengetahuan dan pengalaman kita. Tidak masalah jika menambahkan dari beberapa referensi untuk menambah valid artikel tersebut. Jadi, perbanyaklah membaca dan mencoba.

  1. Judul yang Menarik dan Unik

Setelah anda mendapatkan ide untuk membuat artikel, hal pertama yang harus anda lakukan adalah menentukan judul yang menarik dan unik. Tapi ingat judul yang menarik tidak perlu hanya fantastis tapi konten tulisan menjadi garing, bahkan pembahasan yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan judul tersebut. Itu namanya menyesatkan pengunjung blog. Jangan berlebihan membuat judul artikel, terlalu fantastis juga terlihat norak dan tidak enak dibaca.

  1. Panjang Tulisan dan Mendalam

Tulislah sebuah artikel sesuai dengan kebutuhan dari topik yang dibahas, uraikan tulisan anda sesuai dengan pembahasan yang akan anda sampaikan, tidak kurang ataupun tidak lebih. Pangkaslah kalimat-kalimat yang tidak dibutuhkan begitupun tambah kalimat-kalimat yang sekiranya diperlukan, tidak terlalu panjang ataupun pendek buatlah artikel sesuai dengan kebutuhan dan juga bisa menyampaikan isi dengan baik dan jelas.

Tidak ada patokan untuk menulis artikel, apakah 300 kata, 500 kata ataupun 700-1000 kata tidak menjadi masalah, yang paling penting adalah artikel tersebut sudah menjelaskan dengan baik sesuai dengan kebutuhan artikel tersebut. Pergunakan kata-kata yang hanya dibutuhkan, tidak perlu terlalu ribet dalam menggunakan kata-kata ataupun istilah dan sastra jika memang tidak dibutuhkan. Pergunakan istilah dan sastra seperlunya saja.

Selain tulisan yang panjang juga harus membahas suatu topik secara mendalam, detail dan jelas. Perlu juga diingat bahwa penjelasan tersebut tidak bertele-tele dan berputar-putar serta tidak jelas pembahasannya. Yang diperlukan adalah panjang, mendalam dan jelas serta memenuhi keinginan para pembaca.

  1. Tata Bahasa dan Ejaan

Belajarlah menggunakan tata bahasa dan ejaan yang baik dan benar, pakailah tata bahasa yang baik pada artikel anda. Tapi ingat janganlah memakainya terlalu ketat, karena hal tersebut akan membuat tulisan anda terlalu kaku dan monoton sehingga membosankan para pembaca. Ada kalanya tulisan anda dicampur dengan bahasa-bahasa lelucon dan bahasa sehari-hari, untuk memudahkan para pembaca memahami artikel anda. Pakailah ejaan dengan tetap memperhatikan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang telah diatur oleh Pemerintah Indonesia.

  1. Ringan dibaca

Penggunaan tata bahasa, ungkapan, istilah, perumpamaan, atau ejaan yang terlalu berlebihan akan membuat tulisan menjadi kaku, dan akan menimbulkan kebosanan sehingga mereka akan berhenti membaca artikel anda yang terlalu monoton. Pakailah bahasa yang ringan, kata-kata lelucon dan tidak salah jika diselipkan kata-kata gaul untuk membuat tulisan anda menjadi hidup.

Jika artikel anda sulit untuk dicerna, dipahami dan tidak memberikan solusi pada suatu masalah maka artikel yang anda buat bisa dianggap gagal dalam menyajikan artikel yang berkualitas. Bagilah artikel yang cukup panjang menjadi beberapa sub-judul. Gunakan ilustrasi, gambar dan format teks (huruf tebal, miring, garis bawah dan lain-lain) untuk memperjelas isi artikel.

Gunakan kalimat yang tidak terlalu panjang dan juga bagilah paragraf yang terlalu panjang menjadi beberapa bagian agar mudah dipahami.

  1. Gaya Bahasa

Pilihlah gaya bahasa yang mudah dipahami sesuai dengan pembaca artikel anda, jangan terlalu serius dan tinggi dalam memakai gaya bahasa. Mungkin bagi mereka yang cerdas gaya bahasa yang serius dan tinggi bisa dipahami, tapi pembaca blog anda adalah beberapa golongan baik dari pemula, menengah dan mungkin saja orang yang sudah tingkat lanjut. Oleh karena itu pakailah gaya bahasa yang santai dan ringan.

  1. Intonasi

Bahasa tulisan juga memiliki intonasi, tergantung tujuan penulisnya. Ada beberapa intonasi diantaranya adalah intonasi nada positif, ada nada perintah, intonasi yang menyindir, damai, bersahabat, konfrontatif, berseberangan, vulgar, terkesan ditutupi dan lain sebagainya. Sesuaikan intonasi dengan tujuan penulisan. Berlatih terus sampai Anda menemukan yang sesuai dengan karakter Anda sendiri.

  1. Kutipan/Rujukan

Dalam menulis kita juga memerlukan kutipan ataupun rujukan, mungkin kutipan bisa menjadi pelengkap tulisan yang kita buat. Tapi ingat jangan terlalu banyak kutipan karena itu akan membuat tulisan kita menjadi monoton dan tidak berkembang, bahkan kesannya kita menjiplak tulisan orang lain. Pakailah kutipan sekedarnya saja dan kembangkan kutipan tersebut. Kita bisa mengembangkan kutipan/rujukan tersebut dengan penjelasan sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman kita.

  1. Topik

Pilihlah topik sesuai dengan perkembangan jaman atau sesuai trend, tapi juga jangan terlalu tergantung dengan trend tersebut. Kita bisa memilih topik sesuai dengan kebutuhan dari blog kita atau sesuai dengan kebutuhan para pengunjung. Pelajari dan pertimbangkan topik Anda berulang kali. Buatlah daftar kemungkinan topik.

Pilihlah topik yang sangat membangkitkan minat anda. Anda harus benar-benar peduli pada topik yang anda pilih untuk ditulis. Antusiasme anda akan tampak di dalam tulisan itu dan akan jauh lebih kuat dalam hal melibatkan para pembacanya. Bacalah sebanyak mungkin tentang topik yang akan anda tulis.

Kunjungi perpustakaan terdekat. Bacalah buku-buku, artikel di majalah-majalah, hasil wawancara yang dipublikasikan, fitur-fitur daring serta berita, blog dan arsip data/informasi. Anda dapat menemukan berbagai informasi secara daring atau di perpustakaan. Anda dapat juga melakukan wawancara, menonton rekaman dokumenter, atau mencari sumber-sumber lainnya.

Dengan demikian anda benar-benar menguasai topik yang akan disajikan pada para pengunjung nantinya, jangan asal membuat artikel dan tidak mencari rujukan yang tepat karena jika anda tidak menguasai topik anda dengan baik, maka anda akan menyesatkan para pengunjung blog anda.

  1. Gunakan Bahasa yang Mudah Dimengerti

Pergunakanlah bahasa yang mudah dimengerti dan juga bahasa yang ringan dan sederhana. Seringlah untuk melatih tulisan, sehingga anda akan terbiasa dan akhirnya itu akan mengasah kemampuan menulis menjadi lebih baik. Memakai bahasa yang terlalu baku, serius dan sastra yang terlalu ribet akan menyulitkan pembaca memahami tulisan anda. Pakailah bahasa yang memang mudah dimengerti.

  1. Penyusunan Kata

Dalam membuat artikel diperlukan juga penyusunan kata yang baik, keterkaitan antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya, dan juga masalah tanda baca. Penggunaan tanda baca juga harus mendapatkan perhatian, karena hal tersebut mempengaruhi makna kalimat dari artikel tersebut. Dalam membuat artikel dapat menyajikan artikelnya dengan menggunakan tata kalimat yang baik dan benar, dan pastinya mudah dipahami atau dimengerti oleh pembaca.

  1. Memberikan Informasi yang Valid dan Akurat

Dalam membuat artikel bukan saja hanya kata-kata yang indah, berkualitas tapi juga memberikan informasi yang benar-benar valid dan akurat. Informasi tersebut mempunyai referensi yang baik, telah dianalisa, juga diuji dan dibuktikan sehingga pembuatan artikel benar-benar bisa dipertanggung jawabkan.

  1. Menjadi Jawaban Dari Masalah dan Bermanfaat

Tujuan dibuatnya artikel adalah untuk memberikan informasi yang bisa memberikan jawaban dari suatu masalah yang ada. Artikel yang baik dan berkualitas adalah artikel yang bisa memberikan solusi yang baik bagi pembaca dan juga ada manfaat yang bisa mereka petik dari artikel tersebut.

  1. Kreatif

Buatlah artikel anda dengan kreatif, anda bisa menambahkan beberapa hal sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan anda. Bahaslah artikel terebut dari berbagai pandangan, tentunya tidak keluar dari jalur yang ada. Tidak salah jika membahas hal yang sudah pernah dibahas orang lain, artikel yang sama tersebut bisa kita bahas dengan cara yang berbeda dan dari berbagai sudut pandang serta sesuai dengan pengalaman dan ilmu yang kita punya.

  1. Efektif

Dimana artikel yang kita buat seharusnya memberikan solusi, akurat, valid, jelas dan mudah dipahami dan juga bermanfaat bagi pembaca. Tidak terlalu panjang dan bertele-tele tanpa ada kejelasan dari artikel tersebut. Jelaskan artikel sesuai dengan kebutuhannya, jika memang harus panjang buatlah artikel tersebut panjang. Begitu pula jika artikel itu memang harus pendek buatlah pendek, tidak kurang dan tidak lebih. Artikel seperti inilah yang banyak dicari orang untuk bisa memenuhi keinginan mereka dalam mencari informasi.

Artikel Terkait : Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas

Pelajari segala sesuatunya dari mana saja, kemudian cerna, analisa, dan terapkan. Apakah itu bekerja dengan baik dan berguna untuk Anda sendiri? Jika ya, maka Anda kemudian bisa membagikannya kepada orang lain, berdasarkan pengalaman tersebut.

Jangan pernah menulis tentang sesuatu, sampai Anda benar-benar telah mendapatkan manfaat dan mendapatkan hasil dari apa yang anda lakukan. Jangan mengajari orang tentang sesuatu, jika Anda sendiri belum pernah mencoba menjalankan sesuatu dan mendapatkan manfaat dari sesuatu tersebut.

Yang harus anda ketahui adalah tulislah sesuatu tentang apa yang sedang Anda pelajari. Jujur terhadap pengalaman Anda sendiri. Tulislah apa yang sudah Anda coba dan terapkan, bukan sekedar apa yang Anda dengar dan Anda baca tanpa ada hasil yang nyata.

 

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk bisa menulis artikel yang baik dan berkualitas?

Pelajari sesuatu yang baru dari topik yang akan anda sampaikan, terapkan dan lakukan uji coba, meski itu berarti harus berhadapan dengan kegagalan tapi itu akan mengajarkan banyak hal kepada anda. Baca, analisa, pahami, buktikan, dan terapkan kemudian tulislah pengalaman atau ilmu baru anda tersebut.

Jangan bagikan apa yang orang lain ceritakan. Tapi bagikan apa yang telah kita lakukan dan kita terapkan. Sesuatu yang bernilai yang pantas untuk dibaca, untuk dibagikan, untuk dipelajari dan sebagai sumber pembelajaran bagi para pembaca dan juga diri anda sendiri.

Pastikan bahwa anda meluangkan waktu yang cukup panjang untuk menulis artikel. Jika tidak, anda akan terburu-buru demi berusaha menghasilkan tulisan yang tidak mewakili kemampuan anda yang sesungguhnya. Dalam penulisan artikel yang baik dan berkualitas diperlukan waktu 2 – 4 jam, untuk memahami, menaganalisa dan juga membuktikan. Bahkan pembuatan artikel yang sulit dan harus melengkapi beberapa pengertian istilah, memerlukan 1 – 5 hari bahkan 1 minggu. Tidak lupa pula untuk mencari referensi yang valid.

Demikianlah pembahasan tentang cara menulis artikel berkualitas dan baik, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi siapapun yang ingin menjadi blogger, penulis dan lain sebagainya.

 

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Artikel

http://caramenulisbuku.com/cara-menulis-artikel/cara-menulis-artikel-yang-baik.htm

http://portal-uang.com/2013/08/cara-menulis-artikel-yang-baik.html (Artikel yang Baik)

https://www.maxmanroe.com/tips-cara-menulis-artikel-yang-baik.html (Artikel yang Baik)

http://www.top10indo.com/2013/06/10-cara-menulis-artikel-yang-baik.html

 

   

Pasang Iklan Di Bidvertiser  

Buat dan letakkan iklan anda di ribuan situs web yang relevan di Bidvertiser, bayar hanya untuk klik yang Anda terima  http://www.bidvertiser.com
 

Dapatkan Uang Dari Bidvertiser  

Bergabunglah dengan BidVertiser sekarang dan ruang iklan website anda akan diubah menjadi uang tunai! http://www.bidvertiser.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 12 + 11 ?
Please leave these two fields as-is: