PENYEBAB KEGAGALAN DAN SOLUSI MENGATASINYA

Posted by & filed under , .

Penyebab Kegagalan

Penyebab Kegagalan

Kita harus bisa mendeteksi atau menganalisa penyebab-penyebab kegagalan serta mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya. Mencari dan menganalisa dengan teliti penyebab kegagalan dan mencari solusi yang memang benar-benar tepat untuk mengatasi kegagalan-kegalan tersebut. Sehingga kegagalan-kegagalan tersebut bisa kita ansitipasi dengan baik, tentunya dengan melakukan berbagai startegi yang jitu untuk bisa mengatasi kegagalan tersebut.

Ada beberapa penyebab kegagalan yang harus diantisipasi agar tidak menyebar dan menjalar ke perusahaan, dan membuat perusahaan gulung tikar. Kegagalan tersebut harus dicari solusi bukan untuk diratapi. Adapun penyebab dan solusi dari kegagalan adalah :

  1. Kurang kemampuan manajerial atau pengalaman

Banyak orang yang gagal dikarenakan kurangnya manajemen perusahaan dan juga kurangnya pengalaman sebuah usaha tersebut sehingga bisa menyebabkan seseorang tidak menguasai bisnis tersebut dengan baik.

Solusi : Banyaklah konsultasi dengan orang yang lebih mengetahui tentang bisnis ini, belajar dari banyak referensi seperti buku, internet, majalah-majalah dan lain sebagainya. Sedangkan untuk manajemennya juga demikian, dan konsultasi pada konsultan, berhati-hati dalam mengambil keputusan, tidak sembarangan dalam melakukan sesuatu apalagi yang berkaitan dengan hal yang penting dalam bisnis tersebut.

  1. Lalai dan tidak fokus

Setelah bisnis tersebut berjalan dengan baik dan mulai mendapatkan keuntungan, banyak pengusaha yang terlena. Mereka sudah mulai berpoya-poya, bersenang-senang dan terlena dengan usaha yang telah berjalan dengan baik, sehingga kurang memperhatikan usahanya tersebut.

Solusi : Fokuslah pada bisnis yang masih berkembang walaupun sudah mulai mendapatkan keuntungan, memperhatikan usaha itu dengan seksama. Tidak terlena dengan perkembangannya, jangan sedikit untung sudah mulai mengatur jadwal mancing setiap sore dan bahkan setiap hari. Memulai suatu bisnis membutuhkan suatu komitmen waktu dan kerja keras yang sungguh-sungguh.

Tugas selanjutnya adalah terus mengembangkan usaha sampai puncak. Jika ingin menikmati keuntungan buatlah jadwal yang tersusun rapi untuk menghilangkan kejenuhan seperti jalan-jalan mancing dan lain sebagainya, mungkin 3 hari sekali atau seminggu sekali dan lain sebagainya.

  1. Kurang kontrol dan kurangnya disiplin

Kurangnya kontrol pada usaha akan menyebabkan banyak kesulitan yang terjadi nantinya, jika pada awalnya sudah jarang terkontrol maka untuk mengontrol pada tingkat yang lebih besar porsinya akan sulit. Selain itu akan ada kecurangan-kecurangan yang terjadi, karyawan akan berbohong, menipu dan melakukan kecurangan.

Artikel Terkait : Apa yang Diperlukan untuk Menghadapi Kegagalan

Begitu pula partner kita akan berpotensi melakukan kecurangan. Begitu pula jika kurang disiplin, para karyawan akan berleha-leha dan tidak sungguh-sunguh dalam melaksanakan tugasnya, mereka hanya melakukan sekedar melaksanakan tugas saja dan tidak menyelesaikannya secara serius.

Solusi : Tingkatkan pengontrolan secara rutin, jadwalkan pengontrolan dan buat aturan untuk para karyawan. Untuk memuat aturan tersebut janganlah terlalu mengikat tapi jangan terlalu longgar, santai tapi pasti. Berilah hadiah (komisi) untuk orang yang berprestasi dan beri sanksi untuk orang yang melanggar aturan. Biasakan para karyawan untuk berdisiplin dengan baik.

  1. Modal yang tidak cukup

Modal yang tidak cukup dalam suatu usaha akan mengakibatkan bisnis tersebut gagal, keuntungan yang sedikit akan terus menguras perusahaan tersebut. Pemasukan yang lebih kecil dari pengeluaran akan membuat usaha tersebut semakin menurun.

Solusi : Untuk membuka bisnis pakailah setengah dana dari modal. Misalnya modal Rp. 100 juta, bukalah usaha dengan kapasitas kecil terlebih dahulu misalnya Rp. 40-60 juta. Sehingga sisanya agar bisa menambal kekurangan penghasilan karena belum menguasai bisnis tersebut. Kemudian perhitungkan pengeluaran dan atur keuangannya dengan baik. Untuk membuka usaha lihatlah peluang yang memang benar-benar prospektif, bukan mengikuti trend musiman.

Dimana bisnis booming disaat itulah penghasilan meningkat tapi jika bisnis itu sudah tidak booming lagi, bisnis itu akan tutup buku. Begitu pula dalam memenuhi fasilitas yang ada, janganlah melengkapi fasilitas super lengkap tapi lengkapilah fasilitas sesuai dengan kebutuhan, karena memenuhi fasiitas yang super lengkap akan memerlukan dana yang besar. Persiapkanlah (sisihkan) dana yang ada untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi karena belum piawai dengan bisnis yang sedang berjalan.

  1. Takut

Takut dalam bertindak adalah penyebab kegagalan juga, takut dengan resiko usaha sehingga ia tidak berani mengambil resiko besar dan hanya mengambil resiko-resiko kecil. Tentunya dengan demikian bisnisnya akan berjalan ditempat dan tidak berkembang. Begitu pula takut untuk melakukan sesuatu yang besar, takut mengembangkan jaringan karena takut ditipu dan lain sebagainya. Hal ini sangat berbahaya bagi bisnis, dan bisa megnakibatkan malas bertindak dan bisnis tidak berjalan.

Solusi : Lakukan saja tanpa banyak berpikir, just do it. Tidak terlalu memusingkan resiko, gagal dan hal lain yang menghambat. Lakukan kemudian berpikirlah ketika menjalankan sesuatu. Dengan bertindak kita bisa mempelajari bisnis itu dengan seksama dan akan membentuk karakter dan mental kita menjadi lebih baik.

  1. Mudah menyerah dan putus asa

Orang yang mudah menyerah adalah orang yang berpikir bahwa ia tidak bisa melakukan sesuatu yang lebih baik dan juga orang yang takut dengan kegagalan. Ia akan menyerah dan putus asa jika ia mengalami kegagalan dan mengalami hambatan-hambatan yang lain.

Solusi : Lakukan saja dulu apa yang menjadi rencana dan program, kegagalan dan keberhasilan akan diketahui. Jika gagal, pelajarilah kesalahan dan penyebab kegagalan dan kemudian cari solusi yang baik dan tepat. Menyerah dan putus asa hanya akan mematikan semangat juang untuk mencapai keberhasilan.

  1. Tidak mempunyai tujuan yang jelas

Jika dalam berbisnis ataupun memimpin tidak mempunyai tujuan yang jelas bisa dipastikan bisnis tersebut akan kacau, dan tidak mempunyai target yang jelas. Ini tentunya akan membuat usaha bekerja tidak jelas arah dan tujuannya.

Solusi : Buatlah rencana-rencana dan target-target yang harus dicapai. Anda harus mempunyai misi dan visi dalam usaha. Untuk tahun pertama apa yang harus dicapai begitu pula tahun kedua dan selanjutnya.

  1. NATO (No Action Talk Only)

Banyak bicara dan memerintahkan karyawan atau staf dan tidak mencontohkan pekerjaan yang baik, sehingga pekerjaan karyawan menjadi tidak bagus. Terkadang karyawan memerlukan contoh yang baik dari pimpinannya bukan hanya berbicara dan tidak berbuat apa-apa.

Solusi : Jadilah contoh yang baik bagi para karyawan, koreksilah apa yang salah dalam mengerjakannya jangan hanya bisa marah dan menyalahkan saja. Pendekatan yang baik pada karyawan akan menbuat usaha berjalan dengan baik. Terjun langsung kelapangan dan berkomunikasi serta mencontohkan pekerjaan-pekerjaan yang ada, dengan terjun langsung kita akan tahu permasalahan yang terjadi dari pada harus melihat-lihat saja dan hanya menginstruksikan saja.

  1. Selalu mencari Jalan Pintas dan malas

Dalam mencari dan mencapai kesuksesan jalan pintas bukanlah cara yang terbaik, semua memerlukan proses. Tidak ada sukses tanpa dibayar dengan proses. Begitu pula malas adalah sifat yang akan membawa pada kenyamanan hidup yang tetap, tidak berubah dan tidak meningkat.

Artikel Terkait : Bangkit Dari Kegagalan

Solusi : Hidup adalah proses begitu pula dengan mencapai kesuksesan, diperlukan proses-proses yang harus dilalui agar bisa mengetahui banyak pelajaran yang berharga. Diperlukan sabar, kerja keras, tekun dan pantang menyerah.

  1. Berada pada lingkungan yang salah

Dalam proses penggapaian kesuksesan, jika berada pada lingkungan yang salah seperti berteman dengan orang-orang yang salah yang hanya ingin memanfaatkan keadaan saja maka bisnis anda akan hancur. Mereka datang hanya ketika mereka perlu dan pada saat mereka sudah tidak membutuhkan maka kita siap-siap untuk kecewa, apalagi ketika membutuhkan peran mereka dalam kesusahan, mereka menghilang begitu saja.

Solusi : Carilah lingkungan yang baik dan teman yang baik, terkadang kita terkena racun pergaulan baik dari perkataan yang berisikan kata-kata pesimis dan putus asa ataupun dari perbuatan mereka yang provokatif dan tidak baik. Carilah orang-orang baik dan relasi yang berkualitas, maka hidup kita akan berkembang dengan baik.

  1. Tidak bisa mengatur waktu dan prioritas

Tidak bisa mengatur waktu tentunya akan membuat pekerjaan menjadi berantakan dan tidak teratur, begitu pula tidak bisa mengatur prioritas pekerjaan mana yang harus didahulukan. Jika tidak bisa mengatur prioritas maka pekerjaan kita akan lambat dan susah berkembang.

Solusi : Buatlah jadwal yang terorganisir dengan baik, susunlah rencana-rencana dengan matang. Begitupun pilihlah prioritas yang paling diutamakan terlebih dahulu atau pilihlah prioritas yang lebih mudah terlebih dahulu, disesuaikan dengan kebutuhan dari usaha tersebut.

  1. Salah strategi atau salah mengambil tindakan

Kesalahan strategi akan membuat kacau perhitungan dan akan membuat pekerjaan tersebut menjadi kacau pula. Begitu pula salah dalam bertindak. Oleh karena itu berpikir dan berhati-hati terlebih dahulu sebelum bertindak.

Solusi : hati-hatilah dalam membuat strategi, jangan hanya melihat keuntungan dan terburu nafsu untuk mendapatkan keuntungan sehingga melakukan hal-hal yang tidak diperhitungkan terlebih dahulu. Begitu pula dengan mengambil tindakan harus hati-hati, solusi terbaik adalah berkonsultasi pada orang yang lebih memahami atau bermusyawah terlebih dahulu dengan karyawan dan staf perusahaan.

  1. Kurang membangun hubungan baik dengan orang lain atau relasi

Tidak membangun hubungan dengan orang lain atau relasi dalam usaha maka usaha tersebut sulit untuk berkembang, apalagi jika kita tidak terlalu menguasai usaha tersebut.

Solusi : Bangunlah hubungan yang baik dengan orang lain atau kembangkan relasi seluas mungkin. Karena dengan jaringan yang luas maka usaha mudah untuk berkembang.

  1. Sombong dan berhenti Belajar

Orang yang ketika mendapatkan kesuksesan yang sedikit kemudian dia sombong maka bisnisnya akan cepat tutup, karena orang yang bekerja sama dengannya akan merasa risih dan tidak nyaman. Apalagi jika ia ingin menang sendiri dan tidak mau belajar, ia merasa punya dialah yang paling benar.

Solusi : Bersikaplah rendah hati untuk menerima apapun yang menjadi masukan baik bagi perusahaan, selain itu sikap rendah hati bisa dipakai untuk segala aspek kehidupan. Dengan demikian keserasian dengan para karyawan akan terjalin. Begitu pula janganlah bosan untuk terus belajar dan belajar, karena hidup kita akan mendapatkan hal yang baru dan itu harus terus dipelajari.

  1. Ingin menang sendiri dan merasa paling benar

Ingin menang sendiri adalah karakter yang menghancurkan suatu hubungan yang telah terjalin dan juga akan menghancurkan jaringan yang telah ia bangun, begitu pula merasa paling benar. Untuk mencapai kesuksesan sebuah usaha, hindari karakter-karakter yang buruk seperti ini. Hal tersebut akan menghambat datangnya kesuksesan.

Solusi : Menghargai pendapat orang lain, tidak ada orang yang paling benar. Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan begitu pula dengan pendapat, setiap pendapat ada kelebihan dan juga ada kekurangan yang dipilih adalah yang banyak berdampak baiknya baik itu untuk kita, karyawan, usaha ataupun relasi.

  1. Penyelewengan karyawan

Penyelewengan karyawan sangatlah bahaya bagi perusahaan, ini harus dihindari sedini mungkin. Jangan sampai perbuatan mereka meluas.

Solusi : Buatlah aturan yang jelas, baik untuk sanksi yang diberikan jika mereka melanggar aturan yang ada. Lakukanlah pengontrolan secara rutin.

  1. Mengembangkan usaha terlalu cepat

Maksud dari pengambangan usaha adalah membuka usaha baru sedangkan usaha lama belum berkembang dengan baik dan masih mendapatkan keuntungan yang standar, tentunya ini sangat berbahaya karena akan berdampak pada usaha yang lama. Jika memang sudah berpengalaman bisa saja itu dilakukan tapi jika pemula maka siap-siaplah kedua usaha tersebut tutup.

Solusi : Jangan membuka usaha yang lain sebelum usaha yang utama kuat dan berkembang dengan pesat. Jika anda sudah menguasainya dengan baik, boleh mengembangkan pada bidang yang lainnya.

  1. Membuat produk yang tidak komersil

Membuat produk yang tidak komersil hanya akan membuang uang, waktu dan tenaga. sia-sia saja mereka melakukannya karena pasar tidak membutuhkannya. Itu sama saja menulis diatas air.

Solusi : Pelajariah terlebih dahulu pasar yang ada, pelajari apa yang mereka inginkan kemudian membuat produk sesui dengan kebutuhan pasar. Jika ingin mengetahui apakah produk itu disukai atau tidak maka buatlah produk itu sedikit saja untuk mengetahui pasar, jika memang tidak komersil maka kerugian kita tidak terlalu besar.

  1. Tidak kreatif dan inovatif

Jurus ampuh untuk menghadapi persaingan adalah kreatif dan inovatif, jika ini tidak ada maka usaha tidak akan maju atau sulit berkembang. Usaha apapun memerlukan dua komponen terebut.

Solusi : Tingkatkanlah kreativitas kita dan buatlah inovasi yang bagus untuk menghadapi perkembangan yang begitu pesat. Usaha akan bertahan dan berkembang dengan cara kreatif dan inovatif.

  1. Tidak memaksimalkan sumber daya (SDA dan SDM)

SDM dan SDA adalah tonggak utama dari sebuah usaha, jika hal tersebut lemah maka usaha akan sulit untuk berkembang dan akan berjalan ditempat.

Solusi : Carilah orang-orang yang berkualitas dan ahli dalam bidangnya, kemudian lengkapilh fasilitas dari usaha tersebut agar pekerjaan menjadi mudah dan usaha tersebut akan menjadi usaha yang profesional.

  1. Marketing atau promosi yang lemah

Marketing yang lemah akan membuat usaha kita sulit dikenal orang, walaupun sebagus apapun produk, sehebat apapun kualitas produk dan sebagus apapun kualitas pelayanan tapi itu akan sia-sia saja jika tidak ada promosi.

Solusi : Promosikan produk anda ke berbagai media, seperti koran, radio, internet dan televisi, agar banyak orang yang mengenalnya. Pergunakanlah startegi-strategi yang bagus untuk mempromosikan dan janganlah memakai cara-cara yang tidak baik. Hal yang tidak baik akan mengotori bisnis dan hati saja.

  1. Karakter yang tidak baik dan lemahnya mental

Mempunyai karakter yang tidak baik seperti tidak sabar, menipu, tidak jujur dan lain sebagainya. Begitu pula ia mempunyai lemah mental seperti cepat putus asa, ingin cepat kaya dan mudah menyerah.

Solusi : Tumbuhkanlah karakter dan mental yang ada dalam diri agar kuat dengan masalah yang datang. Tidak mudah putus asa dan pantang menyerah. Berkarakter yang baik seperti jujur, sabar, rendah hati dan lain sebagainya.

  1. Buruknya kualitas pelayanan

Buruknya kualitas pelayanan akan membuat orang yang datang tidak nyaman, sehingga mereka akan berpikir kedua kalinya untuk datang kembali.

Solusi : Tingkatkan kualitas pelayanan, buatlah aturan untuk para karyawan untuk melakukan pelayanan yang terbaik dalam melayani pengunjung.

  1. Kurangnya ilmu dan juga kurang menguasai perusahaan

Kurangnya ilmu tentang usaha yang kita buka, begitu pula kurang menguasai seluk beluk perusahaan akan membuat kita bingung dalam mengerjakan sesuatu, dan bahkan  mengerjakan tugas atau pekerjaan sembarangan, yang penting tugas atau pekerjaan selesai.

Solusi : Banyaklah belajar tentang usaha tersebut dan kuasailah tentang bisnis yang sedang digeluti. Dengan demikian maka pekerjaan ataupun tugas akan terselesaikan dengan baik.

  1. Tidak mempunyai rencana yang matang dan rencana cadangan

Dalam bisnis diperlukan rencana yang matang, agar apa yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dan target yang harus dicapai. Semua kemungkinan bisa saja terjadi, jika seorang pebisnis tidak mempunyai rencana cadangan maka ketika terjadi suatu masalah yang besar, ia akan kelabakan dan bingun tidak tahu harus berbuat apa.

Begitupun harus mempunyai rencana cadangan, agar jika terjadi sesuatu yang tidak direncanakan kita sudah mempunyai antisipasi untuk mengatasinya. okeh

Solusi : Buatlah rencana yang benar-benar diperhitungkan dengan baik dan matang. Begitu pula buatlah beberapa alternatif rencana cadangan, agar apapun yang terjadi bisa diantisipasi dengan baik.

  1. Manajemen hutang yang buruk

Dalam menggunakan uang yang memang kita dapatkan dari berhutang, tentunya dengan cara yang lebih efektif dan efisien, banyak orang yang menggunakan hutangnya untuk keperluan-keperluan yang tidak penting. Ia menganggap bahwa jika uang sudah ditangan maka uang itu sepenuhnya miliknya dan bebas untuk digunakan apa saja. Tentunya tidak sesimpel itu, karena utang yang dipakai itu harus dibayar.

Artikel Terkait : Sukses Dengan Proses

Solusi : Pakailah uang hasil utang tersebut seefektif dan seefisien mungkin, berhati-hatilah dalam menggunakannya. Pergunakanlah utang tersebut hanya untuk keperluan usaha bukan untuk keperluan pribadi.

  1. Hanya Ikut-ikutan Trend Pasar

Dalam bisnis tidak bisa hanya mengikuti trend pasar, jika hanya mengikuti trend pasar, bisnis tersebut hanya akan tumbang apabila sudah tidak menjadi trend lagi.

Solusi : Bukalah bisnis sesuai dengan bakat, kemampuan, skill, ataupun hobby. Lakukan dengan sungguh-sungguh dan lakukan dengan sebaik mungkin.

  1. Kurang tekun dalam mengelola usaha

Tidak mempunyai semangat berwirausaha, Tidak mempunyai etos kerja yang tinggi, Tidak sungguh-sungguh dan tekun dalam usaha hanya akan membuang uang dan waktu dengan sia-sia, membuka usaha hanya untuk memenuhi kebutuhan saja. Jika itu terjadi maka hasil yang akan dicapai tidaklah maksimal dan sekedarnya saja.

Solusi : Lakukanlah dengan penuh kesungguhan, sabar, kerja keras, dan pantang menyerah. Susunlah strategi yang bagus untuk bisa menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Selalu optimis dalam setiap langkah yang akan ditempuh.

Demikianlah pembahasan tentang penyebab kegagalan dan solusi mengatasinya. Kegagalan memang sering kita temukan, tapi bukan berarti kita harus menyerah dan putus asa. Kita harus mencari solusi yang memang tepat untuk bisa bangkit dan mendapatkan kesuksesan.

Bersambung….   Klik Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

*

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 7 + 15 ?
Please leave these two fields as-is: